Akhirnya Ketemu Niki di HITC Jakarta


Kilas balik awal mula suka Niki atau yang dulunya aku kenal dengan nama Nicole Zefanya. Dulu zaman SMA lagi rame-ramenya nonton music cover di youtube. Terkadang memang lebih enak dengar cover version daripada penyanyi asli (sorry to say).

Aku dulu pulang sekolah lumayan sering ke warnet. Karna waktu SMA banyak tugas, jadi sambil ngerjain tugas sambil dengar lagu di youtube. 

Selagi mengerjakan tugas, ada satu lagu yang enak banget yang bikin aku balik ke laman youtube padahal lagi ngerjain tugas. 

Suaranya merdu, angelic voice sekali. Nama penyanyinya Nicole dan lagu yang lagi aku dengar adalah lagu originalnya “Autumn”. Dari satu lagu ke lagu lainnya. Aku dengar satu per satu karna biasanya kalau satu lagu bagus, yang lainnya juga pada bagus. 




Ternyata Nicole sudah banyak upload lagu-lagu originalnya secara independen (Indie) tanpa label musik atau tanpa agensi. 

Lagu-lagu originalnya pun tidak kalah bagus dari lagu penyanyi lain yang dia cover. Dulu dia juga sering cover lagu penyanyi lain, tapi sebelum menyanyikannya dia promosi lagu originalnya dulu. Begitulah cara dia mempromosikan lagu-lagu karya originalnya. 

Lagu-lagunya turut menemani aku yang lagi banyak tugas. Healing voicenya enak banget menurut aku di zaman itu. Tapi entah kenapa sekitar tahun 2016 atau 2017. Semua lagu karya originalnya di tarik atau dihapus dari youtube pribadinya.  

Begitu juga platform lainnya kayak spotify. Sumpah aku sedih banget waktu itu, heran aja kok tiba-tiba hilang. Dulu juga kurang ngerti download dari youtube jadi mp3 nya juga enggak ada. 


Ini waktu nukarin e-tiket jadi gelang Hitc


Dan siapa sangka di tahun 2018, Nicole comeback dengan nama panggung Niki di bawah naungan 88rising, salah satu label musik yang terkenal di Amerika. Aku awalnya samar-samar, siapa nih Niki tapi kok pernah lihat, kayak mirip. Pas di klik bener dong Nicole Zefanya. Video Musik pertamanya dengan label 88rising berjudul Vintage. Bikin heboh semua penggemar yang dulu kecarian anak yang ngilang ini. 

Sampai sekarang Niki udah mulai upload karya-karya dia yang lama dengan lebih baik dan lebih profesional lagi. Lagu Autumn juga udah di-up lagi di album Nicole tapi dengan sounds yang lebih baik dan enak didengar.  




Desember tahun ini akhirnya aku bisa nonton konsernya langsung. Puji Tuhan dikasih kesempatan buat Nonton Niki langsung di HITC Jakarta 2022. Aku nonton bareng teman aku Devi yang kebetulan suka juga sama Niki. 

HITC Jakarta adalah momen yang enggak akan aku lupakan sih, karna disana aku bisa bertemu dengan musisi-musisi favoriteku terutama Niki. 




Konser berlangsung selama 2 hari, tanggal 3 dan 4 Desember 2022. Niki ada di hari pertama tapi jadi headline yang paling terakhir yaitu sekitar jam 11 malam. 

Sebelum berangkat kami sarapan di mobil (grab car). Karna benar-benar enggak mau ketinggalan, enggak mau dapat tempat paling belakang, karna manusia yang datang ke HITC memang sebanyak itu. Gate dibuka jam 1 tapi kami jam 11 pagi udah disana. 






Sampai di PIK 2 atau lokasi konser sekitar jam 11 pagi, tapi yang ngantri udah rame banget udah panjang gila parah. Cuaca juga sangat panas karna memang lokasi konsernya di pinggir pantai. Tapi kami bela-belain nunggu sampai gate dibuka yaitu sekitar jam 1. 



Pukul 13.00 gate dibuka, orang-orang berlarian menuju venue. Padahal konser dimulai pukul 15.00. Wajar sih karna banyak juga pada pengen foto-foto di lokasi sebelum konser di mulai. 

Bisa dibilang Head in The Clouds adalah Coachella-nya Asia. Karna memang mengusung konsep yang sama yaitu menampilkan irama musik dari berbagai genre pop, hiphop, indie, edm, serta instalasi seni (lukis atau pahatan). 

Jadi banyak spot-spot foto yang menarik perhatian dan sangat cocok untuk para milenial yang sangat aktif di sosial media. 






Aku sama Devi langsung masuk venue, langsung ke panggung 88rising. Kita enggak mau keliling dan foto-foto. Itulah kenapa foto kita sedikit disana. Kalau adapun paling swafoto doang. Karna kita memang enggak mau dapat posisi nonton paling belakang. 








Pukul 15:00 opening konser dimulai dari Stephanie Poetri, lagu dia juga enak-enak sih, diikuti milli, zico, etc.







Waktu Zico tampil sempat hujan sih, gerimis, tapi cuma bentar doang. Suasana malam juga cakep banget.






Kurang lebih pukul 11 malam, penantian yang benar-benar panjang, akhirnya giliran Niki yang tampil, dari jam 1 siang sampai jam 11 malam, kita enggak beranjak sama sekali dari tempat awal kita nonton, bahkan ke toilet pun enggak, karna sebelum konser kita udah benar-benar prepare buat enggak kemana-mana, karna pasti ribet buat bolak-balik dengan kondisi manusia sebanyak itu. Tapi yang anehnya kita memang sama sekali enggak pengen ke toilet. Padahal dalam posisi minum yang bisa di bilang lumayan banyak, karna cuaca panas. 







Ini konser terbaik sih, asli enggak bakal bisa lupa sama semuanya. Suasana juga asik banget, akhirnya bisa nyanyi “La la lost you” bareng Niki. Niki mengakhiri day one dengan luar biasa indah. Lagu “Every Summertime” jadi lagu penutup day one yang luar biasa. Enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, tapi kalau diingat malam itu memang sangat indah. Sounds and vibes musiknya juga enak banget, beda sama yang biasa di dengar kalau online. 




Kalau untuk konser hari kedua, kita juga enggak ada niat buat keliling dan foto-foto di spot keren-keren itu. Lagi-lagi karna enggak mau lihat idola kita paling belakang nantinya. 


Untuk day 2, aku nungguin Warren sama Brian sih, 2 jagoan kita yang dari Indonesia. 




Aku ngevlog sih, tapi kurang bahan, jadinya enggak diupload, maklum belum ahli dan masih harus belajar. Okelah sekian dulu blog hari ini. Semoga aku bisa nonton konser yang lain setelah ini. Amin. Gbu all.







Komentar

Postingan Populer